Relaksasi otak untuk pekerja berat
Jumat, 14 Desember 2012
1
komentar
Aktivitas sehari-hari yang banyak menyita waktu pikiran dan perasaan serta fisik, tanpa kita sadari kian hari membuat kekuatan mental diri kita melemah, yang berefek menjadi frustasi, menderita stress (ketegangan), membuat emosi labil, jantung berdenyut lebih cepat karena darah harus dipompa lebih aktif dan otot di seluruh tubuh menjadi tegang,
Jika dibiarkan berkepanjangan, bisa menyebabkan depresi yaitu gangguan di alam perasaan (mood) yang ditandai dengan kelainan prilaku, misalnya menjadi pemurung, pencemas, merasa sedih dan berlanjut dengan gejala hilangnya semangat hidup, hilang minat (ambisi/ kemauan), termasuk kehilangan minat untuk melakukan hubungan intim, atau bisa juga terjadi menjadi hiperaktif, emosi labil dan temperamen mudah meledak-ledak.
Orang
dewasa usia produktif menjadi penderita Stres dan berlanjut menjadi
penderita Depresi terbanyak disebabkan banyak faktor pemicu (stresor)
situasi menghadapi Era Globalisasi, dimana seseorang dituntut menghadapi:
Intensitas persaingan yang ketat
Volume kerja yang bertambah, Target kerja meroket
Beban tanggung jawab yang lebih berat
Lingkungan kerja berubah dengan pesat
Semua orang dituntut lebih berinovasi
Kwalitas Sumber Daya Manusia dituntut optimal
Problem pergaulan antar relasi bisnis.
Problem dalam rumah tangga, dengan pasangan atau anak-anak.
Pikiran harmonis ibarat alas kaki yang akan melindungi kita, dalam menempuh perjalanan hidup yang selalu berubah. Jelas sekali setiap orang membutuhkan keharmonisan jiwa, tapi pertanyaannya bagaimana bisa meraihnya.? Kita butuh satu ketrampilan. ‘Self healing’
yang bisa dilakukan secara mandiri untuk menolong diri sendiri. Tentu
saja di era kehidupan modern yang sibuk, kita perlu satu alternative
ketrampilan yang bisa dipelajari dengan cepat, tepat dan aman. Sehingga
bisa mencapai Slogan di-zaman Millenium adalah “Didalam jiwa yang sehat, ada manusia yang hidup dengan damai sejahtera”
Relaksasi Otak, mampu membuat badan kita segar kembali
Relaksasi adalah, keadaan jiwa yang seimbang. Dinamika
antara keadaan konsentrasi dan keadaan Meditasi. Pada saat Konsentrasi
kegiatan listrik dipermukaan otak meningkat, sedangkan pada saat
Meditasi, kegiatan listrik dipermukaan otak menurun. Stres (bisa
menghambat konsentrasi maupun Meditasi, kala stres seluruh sel dan
komponen organ ditubuh menjadi terhambat kinerjanya dan keluhan fisik mulai di alami.
Tips untuk melakukan Relaksasi sederhana yang mudah dilakukan :
Cari tempat nyaman saat istirahat makan siang atau lakukan saat menjelang tidur.
1. Lengan
digantung disamping kursi, mulailah tarik nafas dalam yang panjang
dengan santai sambil menarik pundak kearah atas, dan hembuskan perlahan
sambil turunkan pundak dan lemaskan seluruh otot, lakukan 3 sampai 8
kali untuk merelaksasikan diri
2. Telapak
tangan taruh dipangkuan bila posisi duduk, kemudian kepala ditaruh
dipundak kanan dengan lembut pindahkan kepala anda sampai terletak
dibahu kiri dan tahan beberapa saat, sehingga anda merasakan tarikan
otot dibahu dan leher lakukan sampai 8 kali hitungan.
3. Taruh telapak tangan dibahu, kemudian putar lengan kearah depan 8x dan kearah sebaliknya 8x (gerakan membuat lingkaran dengan sikut lengan yang diputar)
4. Sekarang
rilekskan pikiran anda dengan memandang fokus pada satu titik pandang
yang lurus dengan pandangan anda, sambil terus bernafas biasa yang
santai (jangan dipaksa untuk bernafas panjang) setelah dirasa pikiran
anda mulai santai dan pandangan mulai nanar karena mata ingin dipejamkan
maka tutuplah mata anda sambil niatkan dalam batin kalimat afirmasi,
sebagai contoh : ‘saya masuk dalam keadaan rileks yang damai dan rasa nyaman tercipta untuk dinikmati, membuat
seluruh tubuh terasa nyaman dan pada saat saya mengakhiri Relaksasi ini
dengan membuka mata maka rasa segar dan bahagia akan memenuhi sanubari
saya’
5. Selesai
menjalankan Relaksasi, bukalah mata anda dan renggangkanlah badan
sehingga otot-otot menjadi lebih nyaman dan siap untuk kembali
beraktifitas.
Sebagai
catatan, dalam membentuk dan mengatakan kalimat afirmasi saat melakukan
autohipnosis, semua kalimat harus postif, hindari kata-kata negatif,
sebagai contoh jika kita dalam kondisi menderita tekanan darah tinggi,
maka kalimat autohipnosisnya adalah, “tekanan darah stabil dan kembali normal”, bukan mengatakan “tekanan darah turun”
Selamat
mencoba, mari berdayakan secara optimal kemampuan yang ada pada jiwa
kita, dan jadilah pribadi yang sukses mengelola kesehatan jiwaraga
secara mandiri dan realistis menjalani hidup dengan penuh rasa bersyukur
dan merasa bahagia karena diberi kesempatan untuk menjalani kehidupan
ini.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SOBAT
Judul: Relaksasi otak untuk pekerja berat
Ditulis oleh MY BLOGGER
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://laba2laba.blogspot.com/2012/12/relaksasi-otak-untuk-pekerja-berat.html. Terima kasih .Ditulis oleh MY BLOGGER
Rating Blog 5 dari 5
1 komentar:
Ok.
Thanks buat tips relaksasi otaknya :)
Cukup bermanfaat nih :D
Posting Komentar